Sabtu, 27 Oktober 2012

BBLR


BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR)
Oleh : Sifa Altika

PENGERTIAN
Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) adalah bayi baru lahir yang berat badannya < 2500 gram tanpa memperhatikan usia gestasi.
PENGGOLONGAN Bayi Berat Lahir Rendah dapat digolongkan menjadi 2, yaitu: (1). Prematur Murni/Bayi Kurang Bulan yaitu masa gestasi < 37 minggu (259 hari) dan berat badan sesuai dengan berat badan untuk masa gestasi itu, atau biasa disebut neonatus kurang bulan sesuai untuk masa kehamilan (NKB-SMK). (2). Dismaturitas/Bayi Kecil Masa Kehamilan yaitu bayi lahir dengan berat badan kurang dari seharusnya untuk masa gestasi itu, bayi mengalami retardasi pertumbuhan intra uterin dan merupakan bayi yang kecil untuk masa kehamilannya tersebut (KMK).
Berat badan kurang dari seharusnya yaitu dibawah persentil ke-10 (kurva pertumbuhan  intra uterin Usher Lubchenco) atau dibawah 2 Standar Deviasi (SD) (kurva pertumbuhan intra uterin Usher dan Mc. Lean). Berkaitan dengan penanganan dan harapan hidupnya, bayi berat lahir rendah dibedakan dalam: bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), beratlahir 1500-2499 gram, bayi Berat Lahir Sangat Rendah (BBLSR), berat lahir < 1500 gram, bayi Berat Lahir Ekstrim rendah (BBLER), berat lahir < 1000 gram, berdasarkan berat badan menurut usia kehamilan dapat digolongkan: (1). Kecil Masa Kehamilan (KMK) yaitu jika bayi lahir dengan BB dibawah persentil ke-10 kurva pertumbuhan janin (2). Sesuai Masa Kehamilan (SMK) yaitu jika bayi lahir dengan BB diantara persentil ke-10 dan ke-90 kurva pertumbuhan janin (3). Besar Masa Kehamilan (BMK) yaitu jika bayi lahir dengan BB diatas persentil ke-90 pada kurvapertumbuhan janin.
PENYEBAB Prematur murni dapat disebabkan oleh:Faktor Ibu : Umur (< 20 tahun), Paritas, Ras, Infertilitas, Riwayat kehamilan tak baik, Rahim abnormal, Jarak kelahiran terlalu dekat.BBLR pada anak sebelumnya, Malnutrisi sebelum hamil (pertambahan berat badan kurang selama hamil), Penyakit akut dankronik, Kebiasaan tidak baik (pengobatan selama hamil, merokok, alkohol, radiasi), Keadaan penyebab insufisiensi plasenta (penyakit jantung, ginjal, paru, hipertensi, DM, preeklamsi), Keadaan sosial ekonomi (status gizi dan pengawasan ANC yang kurang baik). Faktor Plasenta: Penyakit vaskuler, Kehamilan ganda, Malformasi, Tumor Faktor Janin: Kelainan kromosom, Malformasi, Infeksi bawaan yang didapat dalam kandungan (misal; TORCH), Kehamilan ganda.

Tidak ada komentar: