Selasa, 28 Oktober 2014

KEPUTIHAN (FLOUR ALBUS)



Jangan bermain-main
dengan keputihan !

Apa itu keputihan?
Keputihan atau Flour Albus merupakan sekresi vaginal abnormal pada wanita, yaitu keluarnya cairan dari vagina secara berlebihan. Dalam keadaan normal, cairan ini tidak sampai keluar, namun belum tentu cairan yang keluar tersebut merupakan suatu penyakit.

Gejala-gejala Keputihan:
-      Keputihan yang normal tidak disertai rasa gatal. Keputihan juga dapat dialami oleh wanita yang terlalu lelah atau kecapekan
-      Cairan wanita yang keluar yaitu encer atau kental dan kadang-kadang berbusa.
Gejala ini merupakan proses normal sebelum atau sesudah haid pada wanita tertentu
-      Gadis muda juga mengalami keputihan sesaat sebelum masa pubertas, biasanya gejala ini akan hilang dengan sendirinya
-      Pada bayi perempuan yang baru lahir, dalam waktu 1 hingga 10 hari dari vaginanya dapat keluar cairan akibat pengaruh hormon yang dihasilkan plasenta atau uri.

Apa sajakah yang menyebabkan Keputihan?
-      Infeksi Gonore, menghasilkan cairan kental, berwarna kuning kehijauan
-      Parasit Trichomonas vaginalis, menghasilkan banyak cairan, berupa cairan encer berwarna kuning kelabu
-      Keputihan yang disertai bau busuk dapat disebabkan oleh kanker

Bagaimana cara pencegahannya?
-      Menjaga Kebersihan daerah vagina
-      Membilas vagina dengan cara yang benar
-      Gunakan celana dalam yang kering dan berbahan menyerap keringat
-      Jalani pola hidup sehat, cukup tidur, olah raga teratur, makan makanan dengan gizi seimbang
-      Ketika haid, sering-seringlah berganti pembalut
-      Hindari ganti-ganti pasangan seksual
-      Bagi wanita yang sudah melakukan hubungan seksual, setiap tahun harus melakukan papsmear.

Pengobatan Keputihan
Pengobatan keputihan ini dibagi menjadi dua yaitu dengan cara menggunakan bahan-bahan alami dan obat-obatan yaitu sebagai penawar bahkan pemusnah penyebab keputihan.
a.    Bahan-bahan alami seperti:
-      Daun Sirih (Piper betle L.)
-      Sambiloto (Andrographis paniculata)
-      Kunyit  (Curcuma longa L.)
-      Kulit delima  (Punica granatum)
-      Rumput mutiara  (Hedyotis corymbosa)
-      Tumbuhan Leunca  (Solanum ningrum L.)
-      Bunga jengger ayam  (Celosia cristata)
b.    Obat-obatan penawar misalnya Betadine vagina Kit, Intima, yang sekedar membersihkan tetapi tidak membunuh kuman penyebabnya.
c.    Obat pemusnah misalnya vaksinasi, tetrasiklin, penisillin, thiamfenikol, dosksisiklin, eritromisin, dsb.


Tidak ada komentar: